Sinopsis Efsun dan Bahar Antv Episode 43 Lengkap

3379 views
Berakhir 28 Oktober 2016

Sponsored Ad

Duniaberkata.com – Efsun dan nuran sedang berdebat, lalu ilyas mendengarkan sambil makan, lalu efsun mengatakan sesuatu yang membuat ilyas marah hingga GUMPRAAANG piring pecah, smunya kaget, ilyas membentak efsun lalu efsun kembali membentak ilyas, keduannya nuran dan ilyas menangis, nuran pun mengusir efsun, lalu efsun meminta kartu kredit miliknya, mak nuran langsng melotot, mukanya merah, jidatnya berkerut lalu nuran langsng ngambil dompetnya dan melempar kartu kreditnya kelantai tepat didepan efsun, lalu mengeluarkan smua isi dompetnya saking keselnya lalu nuran mengusir efsun dengan penuh amarah

Hesret berkeliling mencari alamat lalu ia menemukan alamatnya, sepertinya hesret meminta kerjaan dari seorang bapak tua yang bekerja sbagai penjahit, lalu hesret pulang membawa gembolan

Bahar yang sedang berjalan dikampus, dia membuka dompetnya tetapi bahar menemukan kartu nama, kayanya si kartu nama sebuah hotel buat bulan madu dia setelah menikah hehe , lalu bahar teringat kenangan saat dia berdua jalan dengan ates entah itu teringat atau mengkhayal soalnya saya belum pnh liat scane itu, saat bahar dan ates didalam mobil mereka bernyanyi2 pokonya seneng banget dah ampe bahar melukin ates , ates jga kece badaiiiii.

Sakine tergesa2 menuju rumah baru asim, seaampainnya disana sakine mengetuk2 pintu lalu kaca, tetapi ada seseorang yang menempelkan iklan di kaca rumah itu, sepertinya mau dijual lg, lalu asim keluar, sakine berbicara nada tinggi dengan asim, lalu asim menjawab dengan sangat santai, asim mengatakan kalo yang mmbakar rumahnya itu hulya, lalu sakine terdiam, lalu ngoceh2 lagi, asim berpamitan ke sakine

Ates sedang menatap foto mereka berdua di ipad, lalu tingnong , bel pun berbunyi, ates segera mmbukakan pintu, Ates sedikit lega yang datang bahar “bahar” tanpa kata2 bahar langsng masuk dan duduk diatas meja, lalu bahar menyuruh ates duduk didpannya, ates yang ingin memegang tangan bahar tetapi bahar mencegahnya, lalu bahar mengatakan sesuatu dan menangis, ates berusaha menjelaskan tetapi bahar tidak mau mendngarkan, merekapun bertengkar hebat, lalu bahar naik kekamar ates, dan ngacak2 kasur ates, melempar bad cover ke ates smbil nangis , berteriak (sedih banget) ates pun hanya terdiam sedih melihat bahar, bahar pun kelelahan, lalu dududk dikasur ates sambil menangis ngejer banget
Bahar pun turun, dan melihat ipad yang diletakan disofa, bahar mengambilnya lalu menunjukannya ke ates, bahar meminta untu berfoto sebelum mereka berpisah, tetapi ates melarangnya, bahar menangis sambil marah, lalu ates memeluknya dengan erat, bahar pun menerima pelukan itu, tetapi tidak lama bahar melepaskannya dan memberikan kartu alamat itu ke ates dan langsng pergi, ates terduduk lemah saat bahar pergi, begitu juga bahar ga sanggup buat ninggalin rumah ates (baper banget disini cry emotikon )

Dikamar bahar, bahar tak berhenti menangis, lalu dia mengambil foto kenangan berdua dengan ates, lalu menyobeknya dan menjatuhkan ke lantai sambil menangis

Fulya sedang duduk di taman ayunan, lalu hulya datang menanyakan sesuatu, lalu fulya menyebut nama hesret, hulya pun terkejut, lalu mereka berbincang, hulya pun pergi

dirumah attahan, nuran masuk ke ruang kantor mehmet, nuran mengatakan kejadian pd saat pernikahan bahar, dan mengenai efsun, mehmet langsbg kaget melotot berdiri, lalu mehmet menanyakan kbr bahar

Dirumah nuran (yang lama) sakine dan sesil sedang berdebat, sakine marah besar karna dia tau yang mmbakar rumahnya adalah hulya dan sesil tidak mmbri tahu, lalu gulecer datang, sesil mengatakan kalo gulecer melihat hulya pd saat sebelum kejadian, sakine makin tambah marah, lalu sesil bertanya darimana sakine tau, sakine mnjwb dari asim, sesil kaget bkan main, sakine mengatkan kalau asim sudah pergi dan rumahnya Sudah dijual, sesil langsng berlari menuju rumah asim, sesampainnya disana sesil kaya orang stress, manggil2 nama asim “aseeem,,,aseeeeem,,,,aseeeem”begitulah sesil memanggil, sambil menangis berteriak, ngetok2 kaca, tetapi tidak ada yang mndngarkan, lalu sakine datang, sesil ditampar, di jorokin, ditampar lagi,

Ates membukakan pintu, tiba2 mehmet datang dan marah2 ke ates, lalu ates menenangkan dan merekapun duduk, ates menjelaskan smua yang terjadi sebenarnya ke mehmet, lalu mehmet pulang sambil merenung, sesampai didepan rumah mehmet menelpon seseorang, lalu dari jendela nuran memperhatikan mehmet dengan mka sedih, lalu ilyas datang dan mereka berpelukan

Dikamar efsun sedang menatap foto keluarga nya waktu digencikhil, lalu mehmet datang dan mengatakan sesuatu ke efsun mengenai ates,

Bahar yang sedang jalan sendiri dikampus, lalu temannya memanggil dan memberikan sesuatu tetapi bahar menolak, bahar pun diajak kesuatu tempat, lalu bahar menerimanya, mereka pun pergi dengan menaiki motor vespa, sesampainya, bahar hanya menatap dengan pandangan kosong, padhal tmpatnya bagus, tmannya beruasaha menghibur bahar, tetapi bahar hanya diam, bajar memejamkan matanya, dalam khayalannya bahar mengenakan gaun putih, sepertinya ingin ke sebrang sungai lalu menenggelamkan diri, bahar terasadar saat temannya manggil, lalu temannya tiduran dipinggir sungai dan bahar pun hanya duduk, tepat dibelakang bahar atea memperhatika dngan mata berkaca2, ates membalikan badan untuk pergi, lalu balik lagi, liat ke bahar lg balik lagi, ah plin plan skali ates hahaha, akhirnya ates pergi. frown emotikon

Dirumah attahan, efsun turun tangga seperti tuan putri, dia bersiap2 karna akang tnggal bersama hesret smntara, beyza pun sdh menyiapkan koper pink nya, sesampainya hesret, smuanya keluar rumah, lalu nuran dan ilyas, datang dan nuran membuat keributan, nuran mencegah efsun pergi, mehmet marah dan menyuruh ilyas untuk mengurus nuran.

Sponsored Ad

Topik Populer: